Bupati Irfendi Rintis Jalinan Jejaring dan Peluang Kerjasama Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dengan Belanda

Pemerintahan

Bupati Irfendi Rintis Jalinan Jejaring dan Peluang Kerjasama Pengembangan Kapasitas Kelembagaan dengan Belanda

Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi berkesempatan hadir memenuhi undangan khusus “Indonesia-Netherlands Rule of Law and Security Update 2018” yang diselenggarakan oleh Nuffic Netherlands Education Support Office (NESO) bekerja sama dengan berbagai institusi perguruan tinggi, LSM, dan pemerintahan kedua negara seperti Knowledge Platform Security and Rule of Law (KPSRL),  Centre for International Legal Cooperation(CILC), Van Vollenhoven Institute-Leiden University, Universitas Atma Jaya, Kemitraan Partnership dan International Development Law Organisation (IDLO) pada tanggal  17-18 Januari 2018 bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan Belanda, Erasmus Huis, Kedutaan Besar Belanda dan Universitas Atma Jaya.

Acara ini merupakan seminar yang mempertemukan para profesional dari Indonesia dan Belanda yang aktif di bidang penelitian, promosi, dan pengembangan di bidang hukum dan penegakan hukum. Tujuan utama pertemuan ini untuk menyoroti pencapaian kerjasama dan pertukaran pengetahuan, mengidentifikasi peluang baru dan mencari rekomendasi guna mendukung aktifitas dan kemitraan strategis kedua belah pihak di bidang hukum. Disamping itu juga dimaksudkan sebagai ajang dan kesempatan berjejaring dan berinteraksi bagi komunitas akademisi, profesional dan praktisi hukum dan pemerintahan dari kedua negara.

Kegiatan diawali dengan sambutan oleh Rob Swartbol, Duta Besar Belanda untuk Indonesia dan dibuka oleh Menkumham, Yasonna Laoly. Kemudian dilanjutkan dengan presentasi dalam empat sesi dengan topik berbeda yang diisi oleh berbagai pembicara kunci (keynote speakers) seperti Prof.Bambang Brojonegoro (Menteri PPN/Ketua Bappenas), Peter van der Bloemen (Senior Policy Advisor,Kemenlu Belanda) dan La Ode Syarif (Wakil Ketua KPK).

Hari kedua kegiatan seminar semakin menghangat dan detail yang membahas beragam isu dan topik  hukum aktual seperti reformasi perundangan-undangan, penalaran hukum, pencegahan dan penanganan kejahatan siber, konflik hak atas tanah, manajemen SDA, konflik etnis dan tantangan investasi.

Isu-isu tersebut dibahas melalui diskusi panel yang dibagi dalam 12 panel dalam dua sesi yang melibatkan para pembicara ahli seperti Prof.M.Hatta Ali (Ketua MA), mr.Maarten.W.Feteris (Ketua MA Belanda), Prof. Adriaan Bedner (Leiden University), Prof. Saldi Isra (MK), Prof.Takdir Rahmadi (MA) Prof.Adrianus Meliala (Ombudsman Indonesia). Kegiatan ditutup dengan konklusi perlunya penguatan kerjasama yang lebih erat di bidang hukum dan pemerintahan untuk kedepannya.

Bupati Lima Puluh Kota, Irfendi Arbi, yang pada kegiatan ini didampingi oleh Fery Chofa, SH, LL.M, Kepala Dinas Kominfo sekaligus Alumnus Stuned Scholarships Belanda dan Harmen, SH, Kadis Sosial yang baru, mengharapkan momentum peningkatan kerjasama tersebut ke depannya juga menyentuh dan melibatkan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota, tidak saja dalam peningkatan kualitas SDM ASN akan tetapi juga peningkatan kapasitas kelembagaan pemerintah daerah seperti yang sempat beliau utarakan ketika foto bersama dengan Dubes Belanda dan Menkumham.

Saran Masuk

Untitled Document
  ¤ Nama : veni,  Tanggal : 22 Agustus 2016
Yth. Admin.... Saya numpang saran... Kepada seluruh pihak yang..
 
  ¤ Nama : Heri,  Tanggal : 18 Februari 2016
Selamat dan Sukses kepada Yth. Bapak Bupati Lima Puluh Kota..
 
  ¤ Nama : RIDWAN,  Tanggal : 26 Agustus 2015
assallamuallaikum bapak/ibu saya warga nagari sungai..
 
  ¤ Nama : ilham,  Tanggal : 28 Juli 2015
Yth Bapak Pimpinan Pemda Kabupaten 50 Kota Mohon ditindak..
 
  ¤ Nama : Boy,  Tanggal : 23 Juli 2015
Udah Bagus Admin..Tolong Update beritanya di tingkatkan..
 


PETA

Statistik