BPBD Ingatkan Warga Untuk Selalu Siaga Bencana

Bencana

BPBD Ingatkan Warga Untuk Selalu Siaga Bencana


Lima Puluh Kota - Delapan Kecamatan di Kabupaten Lima Puluh Kota terkena banjir akibat curah hujan yang tinggi terus menerus beberapa hari ini. Daerah yang terkena dampak paling parah adalah 3 Kecamatan diantaranya Kecamatan Mungka, Harau, dan Lareh Sago Halaban. Hal ini diungkapkan Joni Amir, S.Sos Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lima Puluh Kota saat Talkshow di Radio Harau yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lima Puluh Kota, Senin (5/11)

Talkshow ini dilaksanakan untuk memeberikan informasi kepada masyarakat terkait bencana banjir yang terjadi di beberapa lokasi di Kabupaten Lima Puluh Kota dan juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu waspada dalam menghadapi cuaca yang ekstrim bebrapa minggu belakang ini

Disini Joni Amir juga menjelaskan bahwa salah satu penyebab banjir di Nagari Taram Kecamatan Harau dikarenakan meluapnya batang air di Nagari Taram yang merupakan titik pertemuan tujuh mata air

“Sedangkan di Kecamatan Gunung Omeh juga terjadi bencana berupa tanah longsor dan juga putusnya jembatan di Jorong Ateh Data Nagari Koto Tinggi, begitu juga di Kecamatan Mungka banyak peternak ayam menderita kerugian materil akibat banjir ini” ungkap Joni Amir

Lebih jauh Joni amir menerangkan bahwa Pemerintah Lima Puluh Kota melalui BPBD telah melakukan tindakan antisipasi bencana ini melalui pendirian posko bencana dan tenda pengungsi di 3 lokasi yaitu Nagari tarantang, Taram, dan Kubang Rasau. Disini BPBD Lima Puluh Kota bekerja sama dengan Instansi lain seperti Tim Reaksi Cepat “Merpati Putih” Dinas Kesehatan, Dinas Sosial berupa Dapur Umum dan juga Dinas Perhubungan

‌Selanjutnya Joni Amir menyampaikan kembali himbauan Bupati Lima Puluh Kota untuk warga agar mengurangi dan menghindari aktifitas di daerah rawan bencana, kemudian kepada seluruh pihak terkait untuk terus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang terkena bencana, dan untuk seluruh masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana. 

"Selain itu ada tiga mekanisme yang dilakukan BPBD diantaranya saat pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana. Untuk pra bencana dilaksanakan sosialisasi atau pemberian pengetahuan mengenai bencana kepada masyarakat, kemudian tanggap darurat seperti adanya kelompok siaga bencana yang telah tersebar di 66 Nagari di Lima Puluh Kota, dan pasca bencana dengan turun langsung ke daerah terkena bencana untuk memberikan bantuan dan melakukan penyisiran ke setiap daerah yang terkena dampak bencana" pungkas Joni Amir.(da)

 

Sumber : Kominfo
Update by : Dian

Saran Masuk

Untitled Document
  ¤ Nama : veni,  Tanggal : 22 Agustus 2016
Yth. Admin.... Saya numpang saran... Kepada seluruh pihak yang..
 
  ¤ Nama : Heri,  Tanggal : 18 Februari 2016
Selamat dan Sukses kepada Yth. Bapak Bupati Lima Puluh Kota..
 
  ¤ Nama : RIDWAN,  Tanggal : 26 Agustus 2015
assallamuallaikum bapak/ibu saya warga nagari sungai..
 
  ¤ Nama : ilham,  Tanggal : 28 Juli 2015
Yth Bapak Pimpinan Pemda Kabupaten 50 Kota Mohon ditindak..
 
  ¤ Nama : Boy,  Tanggal : 23 Juli 2015
Udah Bagus Admin..Tolong Update beritanya di tingkatkan..
 


PETA

Statistik