Bupati Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Hukum

Bupati Musnahkan Barang Bukti Narkoba

            Hingga kini tindakan pelanggaran hukum masih terjadi di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota. Indikasi itu bisa terlihat dari pemusnahan Barang Bukti (BB) perkara di Kejaksaan Negeri Payakumbuh.        

            Demikian Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi dalam sambutannya pada acara pemusnahan barang bukti di Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Kamis (2/2).

            “Barang bukti perkara yang kita musnahkan hari ini, mengindikasikan bahwa sampai kini masih terdapat tindak pelanggaran hukum di wilayah yuridiksi Kejaksaan Negeri Payakumbuh yang meliputi Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota,” ungkap Irfendi.

            Tindak pidana itu, lanjut Irfendi, harus dicegah dan diberantas buat mewujudkan keamanan dan ketentraman masyarakat. Proses penegakan hukum tersebut, bukan hanya tugas lembaga penegak hukum semata, melainkan juga menjadi tugas berbagai pihak termasuk masyarakat.

“Tugas kita adalah, bagaimana melakukan upaya pencegahan dan meminimalisir munculnya potensi kejahatan dan menutup ruang orang berbuat jahat. Dalam hal ini, semua pihak perlu meningkatkan  sinergitas, komunikasi dan koordinasi dalam penegakan hukum tersebut,” tutur Irfendi.

Lebih lanjut dikatakan, kemajuan teknologi dan informasi yang dirancang manusia buat berbagai kemudahan, ternyata juga dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab untuk merusak tatanan kehidupan. Hal ini jelas perlu menjadi perhatian serius semua pihak termasuk masyarakat.

“Kita mengajak semua jajaran pemerintah dan organisasi atau lembaga yang ada agar ikut berperan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa untuk tegaknya hukum dan keadilan dimulai dari diri pribadi dan keluarga,” papar Irfendi.

Sebelumnya Kajari Payakumbuh Hasbih, SH dalam laporannya menyebut, barang bukti yang dimusnahkan itu terdiri dari sabu-sabu sebanyak 44,94 gram, ganja sejumlah 368,14 gram dan ekstasi sebanyak 14 butir. Barang bukti itu berasal dari sekitar 56 kasus.

“Barang  bukti itu terkait dengan kasus Narkoba yang disidangkan di Pengadilan Negeri Tanjung Pati dan Pengadilan Negeri Payakumbuh periode bulan September 2016 hingga Januari 2017 dari sekitar 56 kasus yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap,” ujar Hasbih.

“Kita berkomitemen untuk terus memerangi narkoba. Jadi jangan ada yang main-main dengan narkoba tersebut. Sepanjang tahun 2016 lalu, putusan hukuman dalam kasus narkoba ada yang mencapai selama 13 tahun,” ingat Hasbih.

Ikut hadir dalam acara pemusnahan barang bukti itu Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto, S.Ik, Kepala BNN AKBP Firdaus ZN, pihak pengadilan negeri, Kodim 0306/50 Kota dan unsur Forkopimda lainnya. (hendri gunawan)

Saran Masuk

Untitled Document
  ¤ Nama : veni,  Tanggal : 22 Agustus 2016
Yth. Admin.... Saya numpang saran... Kepada seluruh pihak yang..
 
  ¤ Nama : Heri,  Tanggal : 18 Februari 2016
Selamat dan Sukses kepada Yth. Bapak Bupati Lima Puluh Kota..
 
  ¤ Nama : RIDWAN,  Tanggal : 26 Agustus 2015
assallamuallaikum bapak/ibu saya warga nagari sungai..
 
  ¤ Nama : ilham,  Tanggal : 28 Juli 2015
Yth Bapak Pimpinan Pemda Kabupaten 50 Kota Mohon ditindak..
 
  ¤ Nama : Boy,  Tanggal : 23 Juli 2015
Udah Bagus Admin..Tolong Update beritanya di tingkatkan..
 


PETA

Statistik

  • Pengunjung hari ini: 69
  • Total pengunjung: 262862
  • Hits hari ini: 154
  • Total Hits: 1457875
  • Pengunjung Online: 5
  • IP : 54.161.91.76