Irfendi Harapkan Peran Niniak Mamak Wujudkan Kesejahteraan

Budaya

Irfendi Harapkan Peran Niniak Mamak Wujudkan Kesejahteraan

Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kabupaten Limapuluh Kota mengharapkan difungsikannya kembali kepemimpinan Tungku Tigo Sajarangan. Selain itu memelihara dan merawat simbol-simbol adat dan budaya.

            Hal itu disampaikan pengurus LKAAM Kabupaten Limapuluh Kota ketika bersilaturahmi dengan Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi. Kapolres Limapuluh Kota AKBP Bagus Suropratomo Oktobrianto, S.Ik dan Kapolres Payakumbuh AKBP Kuswoto, S.Ik di ruang kerja bupati, baru-baru ini.

            “Dari musyawarah kerja daerah beberapa waktu lalu, LKAAM Kabupaten Limapuluh Kota merekomendasikan kepada Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota agar memfungsikan kembali kepemimpinan Minangkabau  yaitunya Tungku Tigo Sajarangan yang terdiri dari niniak mamak, alim ulama dan cadiak pandai,” ungkap salah seorang anggota LKAAM Kabupaten Limapuluh Kota Dt. Paduko yang didampingi ketuanya Abdul Aziz Dt. Gindo Malano.

            Disamping itu, LKAAM juga meminta adanya upaya memelihara dan merawat simbol-simbol adat dan budaya seperti balai adat dan tempat-tempat bersejarah Minangkabau. Tak kalah pentingnya, mengharapkan bantuan fasilitas bagi LKAAM dan Kerapatan Adat Nagari (KAN).

            “Kami juga mengharapkan bantuan fasilitas seperti perkantoran yang permanen, alat transportasi, tenaga sekretariat dan berbagai bantuan lainnya dari Pemkab Limapuluh Kota,” papar Dt Paduko.

            Masih dalam rangka melestarikan adat dan budayakan, belasan niniak mamak yang hadir dalam acara tersebut juga menginginkan Pemkab Limapuluh Kota untuk menetapkan pemakaian pakaian bernuansa adat seperti baju koko, pakai peci dan kain sarung yang dililitkan di leher bagi kaum laki-laki. Selain itu pakaian baju kurung dan takuluak kompong bagi kaum perempuan.

            Dalam kesempatan tersebut para tokoh masyarakat itu menyatakan mengapresiasi serta mendukung visi dan misi bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota yang menyatakan mengembalikan kedaulatan adat kepada niniak mamak kepada forsi yang sebenarnya. Dikatakan, hal ini sesuai dengan visi LKAAM yang berbunyi pulangnyo pinang ka tampuaknyo, suruiknyo siriah ka gagangnyo.

            Mendapatkan kunjungan pengurus LKAAM itu, Bupati Irfendi Arbi menyebut menyambut baik kedatangan para niniak mamak tersebut. Ia juga berharap organisasi itu mendukung dan bergandengan tangan dengan Pemkab Limapuluh Kota.

            “Kita juga berharap bisa bergandengan tangan dengan LKAAM dalam mewujudkan kesejahteraan Limapuluh Kota. Kita juga ingin melibatkan niniak mamak dalam menyelesaikan berbagai masalah yang terjadi di daerah ini bersama tiga pilar di daerah dan di nagari,” tutur Irfendi.

            Lebih jauh Irfendi juga berharap peran aktif niniak mamak mengantisipasi degradasi moral generasi muda, termasuk ancaman narkoba. Terkait dengan rekomendasi LKAAM, Irfendi menyebut akan membicarakannya di tingkat kabupaten. (hendri gunawan)

Saran Masuk

Untitled Document
  ¤ Nama : veni,  Tanggal : 22 Agustus 2016
Yth. Admin.... Saya numpang saran... Kepada seluruh pihak yang..
 
  ¤ Nama : Heri,  Tanggal : 18 Februari 2016
Selamat dan Sukses kepada Yth. Bapak Bupati Lima Puluh Kota..
 
  ¤ Nama : RIDWAN,  Tanggal : 26 Agustus 2015
assallamuallaikum bapak/ibu saya warga nagari sungai..
 
  ¤ Nama : ilham,  Tanggal : 28 Juli 2015
Yth Bapak Pimpinan Pemda Kabupaten 50 Kota Mohon ditindak..
 
  ¤ Nama : Boy,  Tanggal : 23 Juli 2015
Udah Bagus Admin..Tolong Update beritanya di tingkatkan..
 


PETA

Statistik

  • Pengunjung hari ini: 69
  • Total pengunjung: 262862
  • Hits hari ini: 137
  • Total Hits: 1457858
  • Pengunjung Online: 4
  • IP : 54.161.91.76