Perlu Alsintan, Keltan Mengadu ke Bupati

Pertanian

Perlu Alsintan, Keltan Mengadu ke Bupati

            Kelompok Tani Forum Relawan Hijau Nagari (Forjari) Jorong Ketinggian Kenagarian Guguak VIII Koto Kecamatan Guguak mengharapkan bantuan mesin pengolahan pupuk organik. Dengan adanya peralatan khusus tersebut, mereka berharap bisa memproduksi pupuk alami itu secara besar-besaran.

            Aspirasi itu itu disampaikan anggota Forjari kepada Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi pada acara safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota di Masjid Syuhada Jorong Ketinggian, Kamis (1/6).

            “Kami memohon kepada bapak agar bisa memberikan kami bantuan mesin pengolahan pupuk organik. Dengan adanya mesin, kami optimis bisa meningkatkan memproduksi pupuk organik yang selama ini kami garap,” ujar Romi (45) salah seorang anggota Forjari yang diamini Kepala Jorong Ketinggian Nuryanto di hadapan Bupati Irfendi.

            Dikatakan, selama ini anggota Forjari baru memproduksi pupuk organik itu untuk dipakai di kebun sendiri. Pada hal, potensi kotoran ternak yang bisa dimanfaatkan untuk pupuk organik tersebut cukup besar.

           “Potensi kotoran hewan di jorong ini cukup banyak, sayangnya kami belum bisa memanfaatkannya. Sebab, hingga kini kami baru mengolahnya secara manual yang membutuhkan waktu dan tenaga kerja ekstra,” papar Romi.

            Menurutnya, mesin itu nantinya digunakan untuk menggiling atau mencacah bahan organik yang akan dijadikan pupuk organik butiran yang kecil. Selama ini pencacahan hanya dilakukan dengan peralatan seadanya sehingga hasil masih berupa bongkahan-bongkohan.

            “Kami berharap bisa memproduksi pupuk organik yang halus dalam jumlah besar. Solusinya, kami perlu memiliki mesin pengolahan,” sela Nuryanto.

            Menanggapi permohonan kelompok tani itu Bupati Irfendi mengatakan akan menyampaikannya kepada dinas terkait. Irfendi mengakui memproduksi pupuk kompos ini tidak hanya bisa untuk memenuhi kebutuhan kelompok tani sendiri, namun juga bisa untuk dijual kepada petani lain.

            “Kita tentunya mendukung keinginan kelompok tani untuk mengembangkan usaha pengolahan pupuk organik tersebut.  Dengan adanya peralatan mesin, tentunya kelompok bisa meningkatkan jumlah produksi dan kualitas pupuk yang dihasilkan,” ujar Irfendi.

Sebelumnya Irfendi, dalam arahanya di hadapan jemaah masjid juga mengajak seluruh anggota masyarakat meningkatkan persatuan dan kesatuan serta kepedulian terhadap sesama. Ia tidak ingin ada warga yang terlantar dan tidak makan.

Pada kesempatan itu Irfendi juga menyerahkan bantuan dana bagi Masjid Syuhada’ sebesar Rp10 juta, serta menyalurkan bantuan bagi fakir miskin dari Baznas sebesar Rp1 juta untuk dua orang warga nagari setempat.

Ikut hadir dalam kesempatan itu sejumlah kepala OPD dan Walinagari dan Muspika Kecamatan Guguak. (hendri gunawan)

Saran Masuk

Untitled Document
  ¤ Nama : veni,  Tanggal : 22 Agustus 2016
Yth. Admin.... Saya numpang saran... Kepada seluruh pihak yang..
 
  ¤ Nama : Heri,  Tanggal : 18 Februari 2016
Selamat dan Sukses kepada Yth. Bapak Bupati Lima Puluh Kota..
 
  ¤ Nama : RIDWAN,  Tanggal : 26 Agustus 2015
assallamuallaikum bapak/ibu saya warga nagari sungai..
 
  ¤ Nama : ilham,  Tanggal : 28 Juli 2015
Yth Bapak Pimpinan Pemda Kabupaten 50 Kota Mohon ditindak..
 
  ¤ Nama : Boy,  Tanggal : 23 Juli 2015
Udah Bagus Admin..Tolong Update beritanya di tingkatkan..
 


PETA

Statistik

  • Pengunjung hari ini: 134
  • Total pengunjung: 262213
  • Hits hari ini: 406
  • Total Hits: 1455850
  • Pengunjung Online: 11
  • IP : 54.225.59.242