Portal Kabupaten Limapuluh Kota

Wisata

LEMBAH HARAU

Lembah Harau adalah sebuah ngarai yang terletak di Kanagarian Tarantang Kecamatan Harau. Lembah Harau diapit dua bukit cadas terjal dengan ketinggian mencapai 150 meter. Berjalan menuju Lembah Harau amat menyenangkan. Dengan udara yang masih segar, Anda bisa melihat keindahan alam sekitarnya. Tebing-tebing granit yang menjulang tinggi dengan bentuknya yang unik mengelilingi lembah. Tebing-tebing granit yang terjal ini mempunyai ketinggian 80m hingga 300 m. pada Kawasan ini Terdapat 7 air terjun (sarasah) dengan ket inggian anta ra 50-90 meter.

 

BAKAJANG

 

Bakajang merupakan tradisi yang dilaksakan oleh masyarakat Kanagarian Gunuang Malintang Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Kegiatan ini dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri dengan tujuan disamping untuk memeriahkan Hari Raya juga untuk menghimpun antara perantau dan Anak Nagari. Dalam acara ini juga dimeriahkan dengan perahu-perahu yang di yang dihias berbagai macam bentuk yang menarik.

 

BUKIK POSUAK

 Bukik Posuak terletak di Nagari Mahek Kecamatan Bukik Barisan, suatu nagari yang dijuluki nagari seribu menhir.

 

KAPALO BANDA

 

Kapalo Banda Taram terletak di Kanagarian Taram, Kecamatan Harau, merupakan irigasi yang dulunya dibuat oleh masyarakat secara tradisional dengan cara gotong royong dan semenjak dibangunnya bendungan teknis oleh pemerintah, Kapalo Banda ini ramai dikunjungi masyarakat.

 

KELOK 9

Bagi masyarakat Riau dan Sumatera Barat, nama ruas jalan Kelok Sembilan itu tidak asing lagi. Ruas jalan itu dinamakan Kelok Sembilan, karena memiliki belokan (bahasa Minang kelok sama artinya belok) ke kiri dan ke kanan sebanyak sembilan belokan. Kalau dilihat dari atas, belokannya merupakan zig zag. Kelok Sembilan dibangun Belanda Sejak 1908-1914

 

RUMAH GADANG SUNGAI BERINGIN

 

Pusako Rumah Rumah Gadang Sungai Baringin Terletak di Nagari Sungai Beringin Kecamatan Payakumbuh. Lokasi ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat. Bangunan ini diresmikan pada tanggal 9 Januari 1994 oleh Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Bapak Joop Ave yang dipersembahkan kepada Bundo Kanduang dan Anak Cucu demi kelansungan adat Minang Kabau .

 

TUGU PDRI

Tugu PDRI yang ada di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh ini merupakan lambang bukti sejarah perjuangan tokohtokoh pejuang indonesia dalam mempertahankan negara Republik Indonesia dari serangan Agresi Militer Belanda ke-2 ( 19 Desember 1948- 13 Juli 1949).

 

POTANG BALIMAU

 

Potang Balimau merupakan acara rutin yang digelar oleh masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan di Kecamatan Pangkalan Koto Baru.

 

AIR TERJUN BATU BULAN

 

Air Terjun Batu Bulan merupakan salah satu air tejun yang merupakan tujuan wisata yang terletak di Kanagarian Simpang Kapuak Kecamatan Mungka.

 

 
PESONA AIR TERJUN LUBUK BATANG KAPUR IX.

Ft : internet

Pesona air terjun Lubuk Batang yang ada di kenagarian koto Bangun Kecamatan Kapur IX Limapuluh Kota (beritasumbar.com) memancing semangat para adventure baik tracking maupun sepeda gunung. Minggu 5/9 pagi 23 personil dengan menggunakan 5 buah kendaraan roda empat yang tiga di bermuatan sepeda gunung.

Dari Pusat kota Payakumbuh perjalanan di mulai menuju Nagari Koto Bangun. Nagari tersebut berjarak lebih kurang 90 km dari Kota Payakumbuh. Menggunakan mobil, perjalanan terasa nyaman. Pemandangan alam sepanjang jalan menghibur jiwa. Apalagi Pesona Kelok Sambilan dengan  jembatan layangnya. Turunan Hulu aia menuju Koto Alam yang tenar dengan 17 kilo tak mau kalah menghamparkan perbukitan barisan.

Sampai di Kecamatan Pangkalan Koto Baru, rombongan belok kiri menuju Kecamatan Kapur IX. Dari sini lebih kurang 40 km menuju Nagari yang kabarnya memilik air terjun mempesona. Tak terasa perjalanan yang memakan waktu 3 jam dengan mobil ini sampai di Koto Bangun. Di depan sebuah warung terpampang rambu-rambu sederhana menunjukkan lokasi air terjun Lubuk Batang.

Jalan menuju lokasi air terjun nampak masih jalan baru buka. Rombongan ada yang menggayuh sepeda gunungnya menuju lokasi dan ada yang berjalan kaki. Tanjakan dan turunan cukup membuat lelah. Hamparan ladang gambir,karet dan hutan menghiasi pemandangan selama perjalanan. Juga bentangan aliran Batang kapur yang jernih airnya.

Menggunakan sepeda gunung hanya memakan waktu lebih kurang satu jam dari jalan aspal. Sementara dengan jalan kaki lebih kurang dua jam. Perjalanan yang cukup melelahkan terobati saat deru air terjun terdengar dan percikan air membasahi tubuh.

Air terjun dengan siluet nan indah membuat tubuh lelah terhibur sudah. Sayang tebing curam bebatuan mulai tercoreng tangan tangan nakal tak bertanggung jawab. Berbagai tulisan dengan menggunakan cat menggores dinding batu.

Bagi para pengunjung yang akan menuju Lubuak Batang,masyarakat di Koto Bangun menyediakan sarana ojek trail dengan Harga Rp50 ribu PP. Terutama pengunjung yang datang hanya dengan menggunakan mobil menuju Nagari Koto Bangun dan tidak kuat untuk jalan kaki ke lokasi.(Dodi)

Sumber/ Referensi : https://www.traveloka.com

Saran Masuk

Untitled Document
  ¤ Nama : veni,  Tanggal : 22 Agustus 2016
Yth. Admin.... Saya numpang saran... Kepada seluruh pihak yang..
 
  ¤ Nama : Heri,  Tanggal : 18 Februari 2016
Selamat dan Sukses kepada Yth. Bapak Bupati Lima Puluh Kota..
 
  ¤ Nama : RIDWAN,  Tanggal : 26 Agustus 2015
assallamuallaikum bapak/ibu saya warga nagari sungai..
 
  ¤ Nama : ilham,  Tanggal : 28 Juli 2015
Yth Bapak Pimpinan Pemda Kabupaten 50 Kota Mohon ditindak..
 
  ¤ Nama : Boy,  Tanggal : 23 Juli 2015
Udah Bagus Admin..Tolong Update beritanya di tingkatkan..
 


PETA

Statistik

  • Pengunjung hari ini: 369
  • Total pengunjung: 291220
  • Hits hari ini: 3891
  • Total Hits: 1608190
  • Pengunjung Online: 5
  • IP : 54.225.36.143